Rabu, 15 Januari 2014

Keliling Tana Toraja : Ke'te Kesu, Londa, & Babi Grave Kambira


Jam 5.00 pagi WITA kami tiba di Rantepao, Kabupaten Toraja Utara. Di sinilah pusat turis di Tana Toraja dari informasi yang saya dapat sebelum berangkat. Kami diturunkan di Pasar Rantepao dan berjalan ke Wisma Maria. Dari review yang saya dapat di beberapa blog, wisma ini direkomendasikan karena murah, bersih dan dapat sarapan.  Bila anda tiba di Pasar Rantepao, anda jalan lurus ke arah tugu tongkonan kemudian belok kanan sampai mentog. Setelah itu belok kiri, lurus sekitar 300 meter di kiri jalan maka anda akan menemukan Wisma Maria. Harga yang ditawarkan cukup murah, seingat saya ada yang harganya IDR 110.000 dan IDR 132.000.

Setelah istirahat beberapa jam, kami memulai perjanalan ke Ke'te Kesu.
Di sini ada perkampungan Suku Toraja dan ada kuburan batu di batu di tebing-tebing. Menuju Ke'te Kesu lumayan gampang, dari arah hotel, arahkan saja ke simpang yang ada tugu tongkonan, dari situ belok kanan lurus terus sampai ada pertigaan, baru lah tanya penduduk sekitar dimana letak Ke'te Kesu.

perkampungan ke'te kesu dari loket masuk
tulang belulang di dekat ke'te kesu
Pas naik ke bukit kuburan batu merinding? Iya! Karena tengkorak dan tulang belulang nampak dengan jelasnya di sepanjang jalan. Perjalanan kami lanjutkan ke Londa. Arahkan kendaraan ke arah jalan poros Makale, nanti anda akan menemukan plang arah menuju Londa. Di Londa, kuburan berada di dalam gua. sebelum pintu masuk, nanti ada yang menawari sewa lampu petromax seharga IDR 30.000. Saat menelusuri gua, hati-hati karena tanah licin. Jangan lupa juga perhatikan kanan kiri anda, jangan sampai memegang tengkorak atau tulang.


londa, ada goanya di dekat sini

kerbau ini harganya 300 juta!
Dari Lemo, kami bergegas ke Baby Grave. Kuburan bayi yang ada di pohon. Bayi yang masih berumur kurang dari setahun atau gugur dalam kandungan dulu dimakamkan di pohon yang dilubangi dulu dan kemudian di tutup menggunakan ijuk seperti digambar. Setelah dari Baby Grave Kambira, kami pulang ke penginapan. Kehidupan malam di sini lumayan ramai, pasar buka sampai malam. Saya membeli Kopi Toraja di salah satu toko di pasar, jenis robusta seharga IDR 70.000 per kilo.Tempat makan lumayan banyak dan beragam, ada nasi goreng, bakso, mie goreng, hingga sate ayam!

pintu masuk kambira

ini dia kuburan bayi kambira

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

don't forget to leave a comment